HILANGNYA WALA WAL BARA DI TENGAH KAUM MUSLIMIN

JAMAAH SHALAT DZUHUR YANG BERBAHAGIA,…

Percampuran kaum muslimin dengan kafir dewasa ini adalah sesuatu yang tidak bisa dielakkan, karena kepentingan di antara mereka sangat berkait akibat adanya narkoba dan pergaulan bebas. Tentunya hal ini dapat mengakibatkan munculnya hubungan yang terus menerus dan saling mempengaruhi di antara mereka. Berkaitan dengan interaksi antar umat beragama, Islam memiliki aturan yang sempurna. Aturan ini dapat menjaga keselamatan aqidah dan kepribadian umatnya, secara umum ataupun individu. Peraturan ini harus diterapkan oleh kaum muslimin demi menyelamatkan diri dan lingkungan dari kerusakan dan kesengsaraan.

            JAMAAH SHALAT DZUHUR YANG BERBAHAGIA,…

Penerapan aturan ini menjadi semakin penting seiring dengan sedikitnya kaum muslimin yang mengerti syari’at serta gencarnya propaganda pluralisme yang mengusung pemikiran bahwa semua agama itu sama. Jika tidak diterapkan, lambat laun aqidah al-Walâ’(setia kepada kaum muslimin) wal Baro (membenci orang-orang kafir) yang merupakan salah satu pokok aqidah Islam, akan terkikis habis.

Di antara fenomena yang menunjukkan aqidah al-Walâ’ dan al Barâ ini mulai luntur dari hati sebagian kaum muslimin dan perlu mendapatkan perhatian yaitu hilangnya rasa benci kepada orang-orang kafir (dalam hal ini orang –orang barat)  bahkan cenderung mengagumi dan mengidolakan mereka sebagaimana terjadi ditengah generasi muda muslim hari ini. Wal ‘iyadzu billah.

Peristiwa tragis ini terjadi, mungkin karena ketidak tahuan si pelaku terhadap ajaran Islam tentang masalah ini atau ada yang sengaja mengaburkan ajaran Islam demi memuluskan penyebaran pemikiran pluralismenya. Oleh karena itu, aturan Islam tentang masalah ini perlu dijelaskan. Read the rest of this entry

INDAHNYA ISLAM

Sebagai seorang muslim tentunya kita harus bangga dan yakin akan kemuliaan-kemuliaan yang diberikan Allah SWT. Tentunya akan lebih bermakna lagi keyakinan kita akan kemuliaan Islam jika kita semakin mengenal keindahan-keindahan yang ada didalamnya.Membicarakan tema tentang keindahan Islam itu sangat luas, panjang lebar lagi sulit untuk diringkas dengan bilangan waktu yang tersisa. Sebelumnya, yang perlu kita ketahui adalah firman Allah.

إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللّهِ الإِسْلاَمُ

“Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam.” (Qs. Ali Imran: 19)

Juga firman-Nya ;

وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلاَمِ دِيْنًا  فَلَنْ   يُّقْبَلَ   مِنْهُ

“Barang siapa yang mencari selain Islam sebagai agama, maka tidak akan diterima.” (Qs. Ali Imran: 85)

Islam adalah agama yang dipilih Allah untuk makhluk-Nya. Agama yang dibawa Nabi merupakan agama yang paripurna. Allah tidak akan menerima agama selainnya. Jadi agama ini adalah agama penutup, yang dicintai dan diridhaiNya. Allah berfirman yang artinya,  “Allah memilih orang yang dikehendaki-Nya kepada agama Islam dan memberi petunjuk bagi orang yang kembali (kepada)-Nya” (Qs. Asy-Syura: 42). Demikianlah, bila Allah mencintai seorang manusia, maka Dia akan melapangkan dadanya untuk Islam. Dalam Shahihain, dari sahabat nabi bernama Abu Hurairah rodhiyallohu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah bersabda. “Demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya. Tidak ada seorang Yahudi dan Nasrani yang mendengarku dan tidak beriman kepadaku, kecuali surga akan haram buat dirinya.” (Hadits Riwayat Muslim). Karena itu, agama yang diterima Allah adalah hanyalah Islam. Umat Islam harus menjadikannya sebagai keyakinan untuk mencapai surga Alloh.. Persatuan harus bertumpu pada tauhid dan syahadatain. Islam agama Allah. Kekuatannya terletak pada Islam itu sendiri. Allah menjamin penjagaan terhadapnya. Allah berfirman,yang artinya “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (Qs. Al-Hijr: 9).

Read the rest of this entry